Sepatu safety dirancang khusus untuk melindungi kaki di lingkungan kerja yang berisiko. Berikut adalah beberapa fungsi utama sepatu safety:
1. Melindungi dari Benturan dan Tekanan Berat
- Dilengkapi dengan toe cap (pelindung ujung sepatu) dari baja atau komposit yang tahan benturan dan tekanan berat.
- Mencegah cedera akibat benda berat atau tajam yang jatuh menimpa kaki.
2. Mencegah Tertusuk Benda Tajam
- Sol sepatu safety biasanya terbuat dari bahan yang kuat dan tahan tusukan seperti midsole plate baja atau kevlar.
- Efektif mencegah tertusuk paku, kaca, atau benda tajam lainnya.
3. Melindungi dari Listrik Statis dan Listrik Tegangan Tinggi
- Tersedia sepatu safety dengan fitur anti-static dan electrical hazard (EH) yang mengurangi risiko sengatan listrik.
- Cocok untuk pekerja di industri listrik atau elektronik.
4. Tahan Terhadap Bahan Kimia dan Cairan Berbahaya
- Beberapa sepatu safety terbuat dari bahan yang tahan terhadap bahan kimia, minyak, atau cairan korosif.
- Melindungi kaki dari percikan cairan berbahaya di laboratorium atau pabrik.
5. Mencegah Tergelincir (Anti-Slip)
- Dilengkapi dengan sol anti-slip yang dirancang khusus agar tidak licin di permukaan basah, berminyak, atau licin.
- Mengurangi risiko terpeleset di area kerja yang berbahaya.
6. Perlindungan dari Suhu Ekstrem
- Sepatu safety tertentu tahan terhadap suhu panas tinggi atau dingin ekstrem.
- Cocok digunakan di industri pengelasan, pengecoran logam, atau area bersalju.
7. Dukungan dan Kenyamanan
- Dirancang untuk kenyamanan pemakaian dalam waktu lama dengan bantalan kaki dan desain ergonomis.
- Mengurangi risiko cedera otot atau kelelahan akibat berdiri atau berjalan dalam jangka waktu lama.
8. Mencegah Terpeleset di Medan Berbahaya
- Sol bergerigi dan material karet khusus membantu cengkeraman lebih kuat di medan berbatu, licin, atau berpasir.
9. Perlindungan dari Benda Tajam dan Berbahaya di Samping Kaki
- Bagian samping sepatu juga diperkuat untuk melindungi dari benturan atau gesekan keras.
Sepatu safety adalah perlengkapan penting untuk keselamatan kerja di berbagai industri seperti konstruksi, manufaktur, pertambangan, migas, dan logistik.









